Kulit putih berseri,
kulit kencang, kulit mulus toh lama-lama akan hilang juga, toh nyatanya begitu
rentan dan mudah berubah. Pecah-pecah dan cepet kering ketika terlalu lama terkena
sinar matahari, mulai keriput saat usia menua begitu pula halnya dengan hati, jika kamu
lalai untuk urusi lambat laun akan keras membatu, lambat laun akan menghitam bagai arang, lambat laun
akan gelap tak cemerlang. Bahkan seorang yang baik hatinya kapan saja bisa
berubah. Alhamdulillah sahabat, dari mentoring tadi siang mendapat tambahan ilmu
mengenai macam-macam hati , Lalu tipe manakah hati kita sahabat?
1.
Qalbun Ajrad, hati yang murni atau bisa pula disebut dengan Qalbu Salim(hati yang selamat). Orang yang memiliki hati seperti ini selalu konsisten dalam melakukan hal-hal yang baik dan menerima kebenaran sehingga orang yang memiliki hati seperti ini senantiasa jiwanya tenang.
Qalbun Ajrad, hati yang murni atau bisa pula disebut dengan Qalbu Salim(hati yang selamat). Orang yang memiliki hati seperti ini selalu konsisten dalam melakukan hal-hal yang baik dan menerima kebenaran sehingga orang yang memiliki hati seperti ini senantiasa jiwanya tenang.
2. Qalbun
Aghlaf, hati yang keras dan tertutup menerima dan mengenal ALLAH sebagai Tuhannya atau dikenal pula
dengan Qalbun Mayyit(hati yang mati) sehingga walaupun telah diseru tidak berfaedah, tidak mau diberi nasehat karena
matinya hati orang tersebut contohnya hatinya orang-orang kafir(QS. Al-An’am [6]:25).
3. Qalbun
Mankus, hati yang terbalik. Yaitu hatinya orang-orang munafik.
4. Qalbun
Mushaffah, hati yang terdapat di dalamnya dua unsur sekaligus(keimananan dan
kemunafikkan) terakadang ia condong dalam hal keimananan namun sewaktu-waktu ia
lebih condong pada kemunafikan.
Nah Qalbun Aghlaf, Qalbun Mankus, Qalbun Mushaffah termasuk ke dalam Qalbun Maridh(hati yang sakit). Mengapa demikian? Karena hti seperti ini cendrung terdapat penyakit-penyakit hati seprti iri, dengki, riya’(ingin dipuji orang ketika melakukan kebaikan ), sombong, dan lain-lain. Ingatlah sahabat, bukan harta bukan rupa tapi hatilah yang dilihat oleh ALLAH SWT. Semoga saja kita termasuk dalam golongan Qalbun Ajrad sahabat نآمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْ.
Artinya:
(Mereka berdo’a ), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
palingkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada
kami, dan karuniakanlah rahmat dari sisiMu kepada kami, sesungguhnya Engkau
Maha Pemberi.” (QS. Ali Imran [3]:8).
Wahai Dzat yang membolak balikan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu (HR. Ahmad dan at Tirmidzi).
Semoga bermanfaat sahabat.. ^^

semoga Allah menetapkan hati kita dalam iman aamiin
BalasHapuskok gabisa commet ya mba wkwk
Hapusvisit http://megaratrisna27.blogspot.com/
, ayooo apa alasan ny?? ^^
Hapussudah mampir di blog saja, saya sdh berterima ksih shabat :)
Hati memang modal paling utama :)
BalasHapusamiin,,,,,
BalasHapusamiin
BalasHapusbermanfaat sekali postingannya :)
BalasHapushttp://utamikurniasari.blogspot.com/
semoga Allah menjauhkan kita dari penyakit hati di dalam diri kita :)
BalasHapusAamiin Ya Rabb..
Hapusmemang mungkin begitu sulit untuk menghilangkannya, tap setidaknya kita mulai berdo'a, InsyaALLAH akan berkurang sedikit demi sedikit.. ^^
aminn
BalasHapushttp://tatiksusilowati.blogspot.com/
amin
BalasHapusdatang k blog ku ya ettywahyuni04.blogspot.com
sangat bermanfaat ini,
BalasHapus.
.http://ettymawarni.blogspot.com/
amin..
BalasHapusnice.. :)
bermanfaat bngt mba :)
BalasHapusHayuuu' semua, perbaiki hati ^^, semoga kita semua termasuk ke dalam golongan Qalbun Ajrad , Aamiin Ya Rabb :)
BalasHapusamiiinn ...
BalasHapusterima kasih semua telah berkunjung ke blog ini.. semoga bermanfaat ^^
BalasHapusamin
BalasHapus