Jumat, 27 Desember 2013

Kiamat Semakin Dekat


Akan datang suatu masa dalam umat ketika orang membaca Al-Qur’an, namun hanya sebatas pada tenggorokkan saja, (tidak masuk ke dalam hatinya). (HR Bukhari)
Akan datang suatu masa umatku, ketika Masjid dipenuhi orang namun mereka kosong dari petunjuk (Ibnu Babuya, Tsawab ul-A mal).

Saat itu adalah tahun-tahun yang membingungkan. Orang-orang akan meyakini pendusta, dan mengingkari orang yang jujur. Orang akan tidak mempercayai orang yang amanah dan mempercayai orang yang khianat (HR Ahmad).

Fenomena di atas sekarang sudah begitu mudah ditemui. Taukah sahabat hal tersebut mengisyaratkan bahwa kiamat yg ditakuti semua umat semakin dekat. Mulai meninggalkan agama ALLAH, banyak aturan palsu dibuat atas nama ALLAH,  ibadah dilakukan hanya untuk dilihat orang, dan agama dipakai sebagai sarana untuk mewujudkan kepentingan pribadi semata.


Penyuapan akan menjadi biasa dan dianggap sebagai hadiah yang halal. Islam tinggallah nama, mengaku sebagai hamba-Nya padahal diri semakin jauh dari-Nya. Kemajuan teknologi semakin dahysat hingga bila mungkin orang pada zaman dahulu tiba pada masa saat ini takkan mampu memikirkannya. Teknologi  semakin menghancurkan segala, alat-alat ciptaan manusia sendiri mulai menguburkan diri. Rudal, nuklir yang dahsyat dengan mudahnya meratakan sebuah kota. Kita umat akhir zaman, betapa hampir semua tanda akhir zaman kini telah terjadi. Alam semesta ini takkan abadi selamanya, ia semakin menua.  Ini mengingatkan kembali kepada kita bahwa kiamat itu pasti terjadi dan semakin dekat. Hari akhir yang paling dekat dengan kita adalah kematian. Sudahkah kita mempersiapkannya?

Kita tak tahu kapan kiamat akan datang bahkan Nabi Muhammad SAW.

Mereka menanyakan kepadamu(Muhammad) tentang kiamat: Kapan terjadinya?” katakanlah, “Sesungguhnya tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku (QS. Al A’raaf ayat 187)

Banyak tanda-tanda lain menunjukan bahwa kiamat semakin dekat. Sedahsyat-dahsyat nya bencana saat  ini, belum ada apa-apa dibandingkan dengan dahsyatnya hari kiamat nanti. Berakhirnya dunia merupakan bencana yang belum  pernah terjadi sebelumnya. Kita semakin susah menjauhkan diri dari nikmat duniawi nan hijau ini. Syetan semakin pandai menggoda diri, iman semakin pudar tak terpancar, dan mata, telinga, hati yang mulai menutupi diri dari kenyataan akan kiamat yang akan datang.

Semoga semakin menambahkan pengetahuan kita mengenai kiamat dan semoga bermanfaat sahabat.

4 komentar:

  1. kita harus mencari bekal pahala yang banyak.supaya kita tidak merugi dikehidupan yang kekal nantinya.

    BalasHapus
  2. terimakasih sudah mengingatkan ukhti...

    BalasHapus
  3. terimakasih nasehatnnya bermanfaat sekali

    BalasHapus