Kamis, 26 Desember 2013

Arti Sebuah Mimpi



Ada kata diuntai tanpa nada, ada cinta tanpa suara, dan ada mimpi besar dalam sabar . Otak-otak mulai bekerja, putar balik arah menentukan strategi cepat nan jitu agar terlaksana dengan apik. Saat mulai menyerah bisikan-bisikan kecil terus menghembuskan nada-nada indah agar diri tak mudah jatuh tak berdaya tanpa upaya. Ketika mimpi semakin nyata maka rasa ingin menyentuh dan mewujudkan semakin ada. Ada apa dengan mimpi? Mengapa harus bermimpi? Perlu diketahui sahabat, mimpi itu nantinya merupakan bahan bakar awal agar kita mulai bergerak menuju pintu kesuksesan.


Tak ada yang salah dengan mimpi, ia tak memilih orang besar ataupun seorang pedagang pasar. Layaknya seorang yang bermimpi  masuk universitas ternama maka hari-harinya hanyalah diracuni oleh ilmu. Ia mulai mengumpuli informasi, mencari, dan mempelajari apa-apa yang belum ia ketahui. Ia bergerak, bermetamorfosa “from zero to hero” karena ia tahu hal-hal indah tak didapat dengan mudah.

Banyak orang-orang besar, pemimpin besar berangkat dari seorang pemimpi. Kesungguhan mulai diasah hingga keterbatasan tak lagi masalah. Kini tinggalah cara, semangat juang, usaha, do’a, dan tawakallah penentunya. Hingga tibanya saat-saat bahagia muncul menggantikan segala kelam yang telah terlewatkan. Senyum mulai ditebarkan dengan tatapan yang begitu menyejukkan. Bila ia bersyukur maka segala mimpi-mimpi yang terwujud  akan menjadi indah, karena ia tahu betul yang Maha Pemberi begitu baik hati. Mulai pandai mengelolah mimpi-mimpinya bak nahkoda yang handal mengarungi lautan lepas.

Setelah bertumpuk-tumpuk mimpi terkumpuli jangan lewatkan masa di mana kita harus sadar bahwa yang ada di belakang semua dan berkehendak atas segala hanyalah ALLAH SWT. Mari sahabat, jadikan mimpi  bukan hanya fatamorgana yang selalu menyentuh pikiran tanpa ada pelaksanaan. Don’t forget! Hanya ALLAH yang berkehendak atas semua mimpi, hanya do’a yang menjadi penguat hati, dan hanya keyakinanlah menjadi tumpuan diri.

Orang yang mempunyai mimpi-mimpi besar mempunyai harapan agar besok penuh energi baru yang siap membawa diri terbang semakin tinggi, semakin bisa melihat dunia ini tak lagi dalam mimpi. Mari ingat lagi “man jadda wajada.. barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkannya. Yuks, bersungguh-sungguh lagi atas-atas mimpi-mimpi kita. Jangan lewatkan setiap kesempatan yang ada. Namun ingat jadilah besar dengan cara yang benar. Jangan takut bermimpi, jangan takut bercita-cita, dan tentunya jangan takut melangkah.

Semoga bermanfaat sahabat..

“Sesungguhnya ALLAH tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri’ (Ar Ra’d:11)
  
“Kalau kita mempunyai langkah dengan rasa takut, maka sebenarnya kita tidak pernah melangkah” (A.H.Nayyar, Ph.D.)                                    

5 komentar:

  1. maka dari itu jangan takut untuk bermimpi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya punya baaaaaanyaaaaaaakkk mimpi.. ^_^
      saya yakin, satu persatu akan terwujud.. Aamiin Ya Rabb :)

      Hapus
  2. apalagi orang yang menuliskan mimpi-mimpinya, dalam arti mempunyai banyak mimpi...sungguh luar biasa :)

    BalasHapus
  3. kita harus mempnyai mimpi yang besar.gag ada salahnya kita bermimpi.

    BalasHapus
  4. bermimpilah dan raihlah mimpi itu

    BalasHapus