Ada
kata diuntai tanpa nada, ada cinta tanpa suara, dan ada mimpi besar dalam sabar
. Otak-otak mulai bekerja, putar balik arah menentukan strategi cepat nan jitu
agar terlaksana dengan apik. Saat mulai menyerah bisikan-bisikan kecil terus
menghembuskan nada-nada indah agar diri tak mudah jatuh tak berdaya tanpa
upaya. Ketika mimpi semakin nyata maka rasa ingin menyentuh dan mewujudkan
semakin ada. Ada apa dengan mimpi? Mengapa harus bermimpi? Perlu diketahui
sahabat, mimpi itu nantinya merupakan bahan bakar awal agar kita mulai bergerak
menuju pintu kesuksesan.
Tak ada yang salah dengan mimpi, ia tak memilih orang besar ataupun seorang pedagang pasar. Layaknya seorang yang bermimpi masuk universitas ternama maka hari-harinya hanyalah diracuni oleh ilmu. Ia mulai mengumpuli informasi, mencari, dan mempelajari apa-apa yang belum ia ketahui. Ia bergerak, bermetamorfosa “from zero to hero” karena ia tahu hal-hal indah tak didapat dengan mudah.
Banyak
orang-orang besar, pemimpin besar berangkat dari seorang pemimpi. Kesungguhan
mulai diasah hingga keterbatasan tak lagi masalah. Kini tinggalah cara,
semangat juang, usaha, do’a, dan tawakallah penentunya. Hingga tibanya
saat-saat bahagia muncul menggantikan segala kelam yang telah terlewatkan.
Senyum mulai ditebarkan dengan tatapan yang begitu menyejukkan. Bila ia
bersyukur maka segala mimpi-mimpi yang terwujud akan menjadi indah,
karena ia tahu betul yang Maha Pemberi begitu baik hati. Mulai pandai
mengelolah mimpi-mimpinya bak nahkoda yang handal mengarungi lautan lepas.
Setelah
bertumpuk-tumpuk mimpi terkumpuli jangan lewatkan masa di mana kita harus sadar
bahwa yang ada di belakang semua dan berkehendak atas segala hanyalah ALLAH
SWT. Mari sahabat, jadikan mimpi bukan
hanya fatamorgana yang selalu menyentuh pikiran tanpa ada pelaksanaan. Don’t
forget! Hanya ALLAH yang berkehendak atas semua mimpi, hanya do’a yang menjadi
penguat hati, dan hanya keyakinanlah menjadi tumpuan diri.
Orang
yang mempunyai mimpi-mimpi besar mempunyai harapan agar besok penuh energi baru
yang siap membawa diri terbang semakin tinggi, semakin bisa melihat dunia ini
tak lagi dalam mimpi. Mari ingat lagi “man jadda wajada.. barang siapa
yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkannya. Yuks, bersungguh-sungguh
lagi atas-atas mimpi-mimpi kita. Jangan lewatkan setiap kesempatan yang ada.
Namun ingat jadilah besar dengan cara yang benar. Jangan takut bermimpi, jangan
takut bercita-cita, dan tentunya jangan takut melangkah.
Semoga
bermanfaat sahabat..
“Sesungguhnya
ALLAH tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang
ada pada diri mereka sendiri’ (Ar Ra’d:11)
“Kalau kita mempunyai langkah dengan
rasa takut, maka sebenarnya kita tidak pernah melangkah” (A.H.Nayyar, Ph.D.)
maka dari itu jangan takut untuk bermimpi.
BalasHapussaya punya baaaaaanyaaaaaaakkk mimpi.. ^_^
Hapussaya yakin, satu persatu akan terwujud.. Aamiin Ya Rabb :)
apalagi orang yang menuliskan mimpi-mimpinya, dalam arti mempunyai banyak mimpi...sungguh luar biasa :)
BalasHapuskita harus mempnyai mimpi yang besar.gag ada salahnya kita bermimpi.
BalasHapusbermimpilah dan raihlah mimpi itu
BalasHapus