Senin, 23 Desember 2013

Tentang Dunia


Manusia itu rentan, manusia itu lemah, manusia bahkan tak tahu kapan ia akan meninggal. Lebih parahnya lagi manusia bahkan lupa bahwa ia akan mengalami kematian. Mengapa demikian? Manusia itu sibuk memperbaiki  kehidupan duniawi sehingga melupakan akhirat yang kapan saja menanti.
Dunia ini ujian begitu hijau nan menarik hingga banyak yang tertarik. Boleh jadi saat di dunia banyak yang berada di sisi kita, namun ketika kita meninggal hanya tinggal nama yang tertulis di batu nisan lah yang tersisa. Harta melimpah, mobil mewah, keluarga, dan pangkatpun tak mau ikut bersama saat kita tiada. Tahun pertama mungkin masih banyak orang yang mengenang namun makin lambat laun hanya tinggal segelintir orang saja yang ingat bahkan mungkin sudah lupa semua.  Semakin lama sampai nantinya habislah generasi kita, takkan ada lagi yang mengenal siapa kita.

Dunia membuat kita terpedaya bahkan telah menghipnotis membuat terpesona dengan segala isinya. Di dunia kita begitu lemah. Untuk mikroba kecil seperti bakteri, virus, jamur atau apapun itu, kita tak mampu menghindarinya. Cuaca dingin, panas begitu mudah menyusahkan kita. Tak memperhatikan makanan yg dikonsumsi begitu mudah merusak tubuh kita. Itu baru segelintir saja kelemahan di tengah kenikmatan sementara. Ingatlah sahabat, jangan karena nikmat dunia yang sementara kita lupa akan akhirat yang menanti.  Seperti lirik lagu ini :)

Dunia Sementara Akhirat Selamanya

Wahai Manusia..
Jangan Engkau Tertipu Daya
Oleh Dunia Yang Fana
Sebagai Tempat Ujian Bagi Kita

Dunia Sementara
Akhirat Selama-Lamanya

Orang Kaya Mati
Orang Miskin Mati
Raja-Raja Mati
Rakyat Biasa Mati

Semua Pergi Menghadap Ilahi
Dunia Yang Dicari
Tak Ada Yang Berarti

Takkan Dibawa Mati

Nah, dari lirik lagu tersebut jelas betul bahwa tak ada yang abadi semua akan mati, orang kaya mati
orang miskin mati, Raja-Raja mati, rakyat biasa mati dan ada akhirat yang menanti. Semoga bermanfaat Sahabat. Yuks, persiapkan diri. Ingat akhirat menanti.

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ 
"Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati" (QS. Ali 'Imran : 185).


7 komentar: